Tidak setiap orang
bisa menjejalkan kenangan ke besok.
Di mana gerangan
tempat terbaik baginya?
Ia milik kemarin,
milik igauan yang tak kenal arah angin.
Tidak setiap orang
siap menuntun kenangan ke lusa.
Di mana gerangan aku
bisa merawatnya?
Relakan saja:
Dewabrata pun tak menginginkan istana.
Puisi karangan Sapardi Djoko Damono yang diambil dari
kumpulan puisi Sutradara Itu Menghapus Dialog Kita. Penerbit PT Gramedia
Pustaka Utama, 2012.
No comments:
Post a Comment